32.

Solok, 6:36 pm

Berbincang denganmu, membuat kepalaku terus berpikir, Suitcase Kid… bahwa medan senirupa kita nyatanya memang menuju titik penghancuran tembok, yang akan membuka gagasan-gagasan baru. Sayangnya, saat ini kita baru hanya bisa berkata: “Semoga saja!”

Kini, orang-orang berjalan di jalur setapak arbitrer. Entah bagaimana nanti…(?)

Advertisements

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s