Masih pada Bunga

Di teras rumah saya, sekarang ada bunga-bunga yang berbeda ketika saya masih di Pekanbaru sebelum merantau ke Jakarta. Nenek saya dulu suka sekali dengan bunga. Ibu saya juga suka dengan bunga. Apalagi kakak saya, Afifah, bukan hanya bunga, tapi dia suka dengan tetumbuhan. Abang saya, Fauzan, sering meledeknya dengan sebutan ‘petani’. Dan memang, Afifah adalah petani pentolan IPB.

Kebun bunga di atas pipa paralon yang dibuat oleh ayah dan dirawat oleh ibu atas mediasi abang saya yang satu lagi, Hauza, serta dihebohkan dengan foto-foto oleh adik saya, Ade, adalah hasil usul dari kakak saya itu. Dia menjadi konsultan perkebunan yang handal di grup whatsapp. Saya juga pernah dikirimkan foto ibu ketika ‘memanen’ sayuran hasil kebun pipa paralon itu. Image daunnya menakjubkan.

Dan pada hari inilah saya ingin mengabadikan sendiri tetumbuhan itu dengan kamera android saya.

TandaTangan_latar_transparant

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s