Tiba di Pekanbaru

IMG_20140727_18135172

Hal yang paling menyenangkan adalah ketika tiba di Pekanbaru, saya bisa menikmati masakan rumah buatan ibu kandung. Benar kata orang, masakan terenak di dunia adalah masakan ibu sendiri.

Tak ada lagi istilah patah selera. Semua makanan tak dapat dielakkan. Asli makanan orang minang. Terserahlah orang mau bilang kalau saya ini memiliki lidah yang tidak fleksibel atas rasa—meskipun di beberapa tempat selain di tanah Sumatera, saya tak pernah mengeluh soal makanan—untuk kali ini, saya ingin merayakan kembalinya saya ke rasa-rasa makanan tanah Sumatera.

Di malam seperti ini, di penghujung Ramadhan, saya tak bisa bersanta-santai. Masih ada artikel Snowdon yang berteriak-teriak untuk diselesaikan. Hingga sekarang, saya belum lagi menemukan titik yang pas untuk menguraikan pemikiran saya mengenai filem dari Revolusi Arab tersebut.

Untung saja, saya membawa satu persedian buku untuk dibaca, sebagai referensi agar tulisan saya tidak kentang.

Ah, nanti sajalah artikel itu. Saya ingin menikmati malam ini dengan santai total di atas lantai kayu rumah panggung Dahlan Magek.

TandaTangan_latar_transparant

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s