PR

Foto PR_72

15 Juli, 2014. Jika kemarin saya bersingkat-singkat di meja (tapi tetap dalam intensitas yang lama), hari ini saya berpanjang-panjang di meja. Mulai dari pukul tiga sore hingga pukul sepuluh malam, hari ini dihabiskan dengan rapat. Dua hingga tiga bulan ke depan, Forum Lenteng sungguh sangat sibuk.

Yang paling dekat, Hari Jum’at nanti, Forum Lenteng akan menggelar acara penayangan karya-karya video dokumenter hasil kerja Program Media Untuk Papua Sehat. Saya yang menjadi salah satu fasilitator terlibat mengurus persiapannya, seperti katalog dan surat-menyurat. Menghubungi beberapa media via email juga harus dilakukan (dan itu sudah saya lakukan sejak kemarin) sembari terus mempublikasi pengumuman mengenai acara itu di media sosial.

Rapat yang menghabiskan tujuh jam di hari ini adalah rapat Arkipel. Bulan September, Forum Lenteng akan menggelar festival filem dokumenter dan eksperimental secara internasional. Ini yang kedua kalinya setelah tahun lalu sukses menjaring banyak karya dari belahan dunia. Dan pada tahun ini, saya juga kebagian tugas menjadi editor katalog dan menjadi salah seorang penulis juga di dalam katalog tersebut.

Saya akan disibukkan dengan kegiatan mendedah filem The Uprising (2013) karya Peter Snowdon. Filem ini mengkonstruksi banyak footage dari video-video diunggah ke Youtube, video-video rekaman demonstrasi berbagai peristiwa ‘revolusi’ di Mesir, Tunisia, dan sekitarnya. Tentu saja, konstruksi yang diamksudkan oleh si sutradara adalah konstruksi filem. Dan ini cukup sulit bagi saya karena harus menemukan ‘kuncian’ untuk memaparkan mengapa filem ini penting diangkat oleh Arkipel, yakni bagaimana fenomena viralitas audiovisual dan gerakan sosial berbasis media itu menjai relevan dalam perkembangan wacana filem (eksperimental, khususnya) di era kontemporer ini. Sekilas, hubungan itu terlihat, tetapi jika ditelisik lagi secara seksama, saya menjadi agak ragu. Butuh kehati-hatian tingkat tinggi untuk menjelaskan ide ini agar tidak salah arah dan salah kaprah. Itu benar-benar sulit. Tapi tetap menjadi PR.

Selain The Uprising, sebagai editor katalog, saya juga punya PR untuk menonton semua filem yang akan diputar di Arkipel 2014 nanti, terutama 29 filem yang lolos seleksi untuk kategori kompetisi internasional. Menyimak beberapa kali proses penyeleksian, sepertinya saya akan menemukan beberapa kejutan dari filem-filem yang sudah dipilih oleh tim (UTM, Bunga, Makbul, Akbar, Andre, Yuki dan Ryan). Dan rencananya saya akan mulai menonton semua filem itu besok siang.

Kita lihat saja, semoga memang seru seperti kehebohan adu argumentasi antara para penyeleksi. #asyek.

TandaTangan_latar_transparant

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s