365

Foto_01_700w

1 Juli, 2014. Saya bertekad untuk produktif setiap hari. Demi mengejar target. Hal ini sudah lama saya pikirkan sejak di Timika, bulan lalu. Ketika Lulus bertanya, “Sedang mengerjakan proyek apa sekarang?”, saya paham maksudnya bahwa proyek berkarya pribadi yang bertujuan untuk melatih keterampilan tangan. Dalam hal ini, saya tahu saya harus melatih keterampilan daya pikir dan visual.

Dan keinginan ini sudah ada sejak lama, tetapi sepertinya barulah sekarang otot-otot saya tergerak untuk melakukannya. Konyol. Saya seperti seorang blogger yang labil, mengisi halaman secara sporadis, dan setiap kali membuat terbitan, si blogger labil itu mengulang-ulang janjinya: “Saya berjanji ingin lebih produktif”.

Tapi kelabilan itu harus dibuang. Semangat ini harus dijaga. Bahkan, saya sudah menyiapkan agenda harian untuk memastikan rencana-rencana itu tidak berantakan. Pokoknya, seperti kata Lulus, “Dalam waktu dekat, gue ingin menghasilkan satu kompilasi yang bisa dipamerkan ke orang-orang, tapi bukan sampah…!”. Tak heran, Lulus begitu semangat memperkenalkan proyek pribadinya dan mencoba menguji hipotesanya dengan mengisi salah satu program acara di Radio akumassa.

Bagas pernah berkata kepada saya, “Beberapa pemuda di Yogya berkumpul pada satu waktu, membuat semacam permainan, namanya 30 Hari Menulis.”

Katanya, peraturan permainan itu cukup menantang. Mereka harus membuat tulisan setiap hari, selama tiga puluh hari. Jika gagal menghasilkan tulisan satu hari saja, mereka harus mengulangnya dari awal. Ide ini pernah dilemparkan ke group whatsapp Katro—nama angkatan Mahasiswa Kriminologi 2009—agar angkatan kami yang sudah jadi alumni dapat mengisi silaturahmi dengan kegiatan yang menyenangkan. Sebagian besar orang menyambutnya dengan senang hati, beberapa yang lain begitu bersemangat. Namun, tak ada follow up sehingga ide itu menguap entah ke mana. Dimulai pun tidak.

Sekarang, saya ingin membalas dendam. Membalas dendam atas kelabilan saya. Kesibukan kerja seharusnya tak menjadi alasan. Oleh karenanya, saya menantang diri sendiri untuk 365 Hari Menulis dan Merekam. Itu luar biasa, saya pikir, jika berhasil dilakukan. Kalau perlu, 1826 Hari Menulis dan Merekam… sampai kapasitas blog yang gratis ini penuh dan memaksa saya untuk berpindah ke halaman web berbayar.

Dan… itu harus bisa terlaksana. Harus.

TandaTangan_latar_transparant

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s