Pesan Moral vs Niat Kebudayaan

Perlu dicermati baik-baik oleh sineas kita bahwa yamg terpenting dari filem bukanlah pesan moralnya, tapi niat kebudayaannya.

Moral bisa dikemas dan diperdagangkan semata hiburan yang melenakan, memangkas kesadaran publik terhadap audiovisual dan konflik sosial-politik-budaya. ‘Pesan moral’ mengkerdilkan cara berpikir publik.

Niat kebudayaan harus digagas, membutuhkan ketangkasan dan pertimbangan yang bernas, menuntut intensitas dan relevansi terhadap kebaruan. Niat kebudayaan mendorong publik mengkritik dirinya sendiri secara konkret, yang tidak berhenti semata pada kekaguman atas citra yang ditembak ke layar. Filem sebagai produk budaya mendewasakan cara berpikir manusia.

#asyek

Advertisements

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s