kadung semata

kita Dewa

layar supra takkan sekedar maya

segala hasrat di penghujung jaga

jadi nyata

bak balikkan tapak tangan saja.

 

Zat, ajarkan kami berdiam sedikit lebih lama

bantu kami rebahkan raga

bersenggama dengan kesadaran yang nyata

lepaskan buai citra-citra tercipta

tanpa sengaja karena kami manusia

biasa.

 

kita Dewa

lupa bukan lagi celaka

melainkan lain cara

untuk buyarkan keterpakuan mata

pada apa yang bukan apa-apa

untuk kita

sebenarnya.

 

kita Dewa

tak ada cinta,

cita,

cipta,

dan karsa

kitabudaya

 

kita Dewa,

tentu tanah ini seindah surga yang dirindu siapa,

ada Diandra di sana.

 

Lenteng Agung, 21 Juli 2012

//

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s