kita butuh ruang sendiri

Saya pernah bertanya satu hal pada seorang teman berbincang di Yahoo Messenger, teman berbincang paling asyik yang pernah saya kenal. Pertanyaan ini berhubungan dengan aktivitas penampakan status online atau tidaknya ia di Yahoo Messenger tersebut.

IM 3 Apr 2012

20:47:49 saya: eh eh,, gue ampe skrg ga ngerti dah… gunanya invis buat ap sih yak? bnk org invis tp msi ol..

20:50:56 temansaya: 1) ngehindar dari orang

20:51:01 temansaya: 2) pengen tidak terdeteksi kalo online

20:51:33 saya: ooh.. lo sdg bersembunyi dari sesuatu yak? #colekcolek

20:51:35 temansaya: 3) apalagi ya  mungkin cuma mau ngecek siapa yg online tanpa mengganggu memberi notif kalau dia online

20:51:56 temansaya: lah emang gue invis?

20:52:26 saya: iye… di YM gue lo nya ga OL

20:52:37 temansaya: -.-

20:52:48 temansaya: delay kayanya

20:52:48 temansaya: di gue online ko

20:53:16 saya: hmmm…

20:55:38 saya: eh,,, jumat agung kira-kira jd ga nih?

20:57:20 temansaya: online ga gue?

20:57:36 saya: ga.. masih invis..

20:57:52 temansaya: –“

20:57:58 temansaya: auk ah *banting modem*

20:58:26 saya: bwahaha.. nyang sabar ye…

20:58:43 saya: klo gue sih di akumassa internetnya persi perari

21:00:09 temansaya: sini tukeran -.-

21:00:23 temansaya: pasti ini karena cuaca!

21:00:25 temansaya: *nyalahin*

Memang, ada kalanya kita membutuhkan waktu-waktu tertentu untuk menyendiri: menenangkan diri, menghindari riuh, duduk sejenak berpikir tentang apa-apa yang memenuhi kepala. Yang menjadi pertanyaan saya kemudian, haruskah piranti-piranti yang hadir karena kemajuan peradaban manusia itu disikapi sebagai sesuatu yang mengganggu, padahal kehadirannya merupakan satu pencapaian tak terbantahkan yang pernah diimpikan manusia untuk meretas ruang dan jarak. Ternyata, kita juga butuh ruang kita sendiri. Itu lah yang kita kenal privasi.

Aneh, ketika saya menyadari ini, saya ternyata juga mendayagunakan tombol yang ada di Yahoo Messenger itu: masuk ke dunia maya tanpa mendisktraksi, sekedar melihat-lihat perkembangan arus informasi, tanpa mengganggu orang lain yang mungkin juga sedang ingin sendiri. #asyek

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s