Naga yang Berjalan di Atas Air

Salah satu hari yang paling saya tunggu ialah Hari Sabtu, tanggal 12 Mei 2012. Mengapa? Karena pada hari itu, sebuah film hasil kerja kolaborasi Forum Lenteng dan Komunitas Djuanda dalam program akumassa, berjudul Naga Yang Berjalan Di Atas Air akan diputar secara perdana ke khalayak penonton. #asyek

Pasti nantinya, di sana, saya bisa bertemu dengan para filmmaker muda, yaitu teman-teman dari Komunitas Djuanda, dan juga para sineas di lingkungan perfilman tanah air. Selain kabar yang mengatakan bahwa film ini berisi gagasan dan isu tentang multikulturalisme—yang berarti bahwa diskusinya pasti menarik—perbincangan dengan teman-teman yang aktif di ranah media (film dan video) serta lingkungan aktivisme sosial dan budaya (terutama tentang masyarakat, massa dan warga) merupakan satu momen yang tidak boleh saya lewatkan (mengingat bidang ini sudah mulai mendarah daging. #yoeeeh).

Nih, silakan disikat dulu trailer si Naga!

Sebuah cerita kecil dari perbatasan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor, di mana hiduplah Kang Sui Liong, sang penjaga kuil, bersama istri dan anak-anaknya.

Zaman berganti. Kang Sui Liong menjadi saksi kejayaan kaum Cina Benteng yang hidup dari hilir di Tangerang ke hulu di Bogor, hingga proses asimilasi menghitamkan kulit mereka.

Di kala hari telah senja, Kang Sui Liong duduk termangu di persimpangan jalan, bertanya pada dirinya sendiri, akan di bawa ke mana tradisi warisan leluhur ini kelak.

2012 | Warna | PAL | 02.55 Detik
Otty Widasari (Forum Lenteng) berkolaborasi dengan Komunitas Djuanda

Dan yang paling menarik dari pemutaran perdana ini, terutama bagi mahasiswa kere seperti saya, ialah acaranya GRATIS!!!

Nah, bagi yang ingin belajar tentang film, khususnya film dokumenter yang baik, bisa langsung nimbrung ke pemutaran perdana ini! Mengapa saya berkata demikian? Mengingat yang memproduksi film ini adalah Forum Lenteng dan Komunitas Djuanda—Forum Lenteng sendiri sudah pernah membuat film dokumenter berjudul Dongeng Rangkas, hasil kerja kolaborasi dengan teman-teman Saidjah Forum, dan film ini mendapat penghargaan Film Dokumenter Panjang Terbaik dalam Festival Film Dokumenter 2011 (10 Desember 2011, di Yogyakarta). Silakan lihat di link ini kalau Anda tidak percaya!—jadi wajar, dong, kalau saya bilang film ini pasti bagus?! #asyek

Naga Yang Berjalan Di Atas Air adalah sebuah filem dokumenter panjang yang diproduksi oleh Forum Lenteng bekerjasama dengan Komunitas Djuanda, Tangerang Selatan, dalam program Monitoring – Upgrading, akumassa.

Filem ini adalah produksi dokumenter panjang Forum Lenteng ke-2 setelah Dongeng Rangkas yang diproduksi pada 2011, bekerjasama dengan Saidjah Forum, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kolaborasi Penyutradaraan oleh
Otty Widasari (Forum Lenteng) & Komunitas Djuanda
 
Sabtu, 12 Mei 2012
Pukul 10.00-12.00 WIB
Di Studio 1 XXI Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya, No. 73
Jakarta Pusat
GRATIS

Jadi, tunggu apa lagi? Segera rombak kembali jadwal kegiatan Anda, jadikan waktu pemutaran film ini sebagai jadwal kegiatan penting yang harus Anda lakukan! Siapkan uang (buat cemilan), tenaga, dan juga mental untuk menyaksikan sebuah karya yang penuh dengan pengetahuan tentang warga, media dan isu-isu sosial-budaya! #asyek

Sampai bertemu di sana, yak! #yaamaaannn!!!

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s