Konferensi Meja Coklat

Saya mencoba mengemas sebuah gagasan dengan cara yang berbeda dari biasanya… mungkin belum maksimal, tetapi saya akan terus belajar. Postingan ini merupakan sebuah tulisan yang saya berikan untuk Yuriko (dan teman-temannya yang lain) untuk permulaan mengelola sebuah halaman blog yang menarik dan ringan.

diary of yard

“Setiap akhir juga merupakan awal. Hanya saja, kita tidak menyadarinya waktu itu,” ujar Albom menjelaskan padaku, melalui catatannya, suatu hari.

Mungkin kita harus melihat sedikit ke waktu-waktu di belakang, yakni ketika beberapa orang baru mulai membuka jendela baru yang berbeda dari jendela gubuk mereka yang lama. Waktu-waktu di belakang itu bukan awal, juga bukan akhir.

Cerita ini juga bukan awal, tetapi baru ditulis ketika penyapu halaman mendengarkan Vashti Bunyan bersenandung, berkisah tentang Pak Tua, yang duduk di atas perahu, menghitung waktu dalam sehari.

“I’m counting the hours, counting the hours, counting the hours in the day,” ujar Pak Tua dalam cerita itu.

Bunyan sudah jadi nenek berumur 60 tahunan sekarang. 30 tahun lamanya ia diam hingga memutuskan untuk mendongeng kembali. Ia memang orang yang senang bercerita. Begitu pula denganku, aku senang menceritakan kembali pengalaman-pengalaman yang didapatkan di titik antara gedung-gedung bermakara oren.

Apa yang akan kuceritakan ini bukan seperti cerita-cerita…

View original post 497 more words

Advertisements

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s