manifesto aku #5

I am likely to have to rethink the thing, tonight, and… indeed.

kubaru saja kelar berbincang dengan si mungil
yang dulu berkata saja bisa menggigil
kini mulai menapak dari hal kecil
mulai mengenal apa yang subtil
 
sedikit petuahku justru menampar
raga dan mulut ini yang penuh koar
ingat diri sedang terdampar
di pantai di awal fajar
sedangkan senja jauh berpendar
 
sejenak badan terkesiap
aku sudah hilang harap
langkah tak lagi riang berderap
lelah indra terus menatap
sedikit-sedikit lantas meratap
 
keindahannya sporadis
kadang manis kadang sinis
semakin lama kusemakin miris
tapi kulupa bagaimaa cara tangis
peluki luka yang terus mengikis
 
apa perlu kuhentikan tanya,
dengan tanya,
yang lebih nyata?
 
paling tidak,
satu hal terkuak
aku kalah telak
pada hati yang remuk retak
 
satu sisi kuingin menyerah
sisi lain kuterus bergairah
mungkin saatnya aku berserah
kalau memang dilarang pasrah
sedikit usaha, mimpi mulai kucercah
berbijaklah…
 

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s