supra otokritik

saya bersedu sedan sekarang

karena tetesan yang pasti sudah bisa ditebak dari mana asalnya.

tapi tetap saja, alat supra antropologis ini

jadi tempat pelampiasan

karena dia bisa membelai dengan mimpi-mimpi

 

saya tak bisa membayangkan para babon tertawa

terbahak-bahak

melihat saya sekarang

 

saya bersedu sedang sekarang

beribu isak muncul dari tempat yang sudah bisa ditebak dari mana asalnya

tapi tetap saja, rangkaian kata ini

jadi barang lampias

karena dia topeng seribu makna

 

saya tak bisa membayangkan para babon tertawa

terbahak-bahak

melihat saya sekarang

 

saya tertawa sekarang,

beribu ide baru muncul untuk hal yang sudah bisa ditebak untuk apa gunanya

tapi tetap saja dada sesak

karena realitas tak bisa dilawan, tapi dipermainkan

 

saya tak bisa membayangkan para babon tertawa

terbahak-bahak

melihat saya sekarang

 

lantas dunia pasti akan tertawa sekarang

karena melihat saya

terlena hanya karena layar membuat buta

 

#terimakasih ceramahnya, Geng! haha #tailah

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s