Ayo, kita duduk bersama (otokritik 9)

saya tidak membawa ganggu

saya hanya hendak mengundang

kalian, hai para rupawan

menjadi pelipur lara jiwaku

yang galau resah

dan bersedia malu bermuka dua

 

alasan di punggung saya

menipis sudah, hanya tunggu yang tersisa

datang lah kemari,

saya tidak membawa kecut

tapi saya meminta

di mana berani yang kalian punya

“mana hayo mana?”

 

hai rupawan sekalian

ayo kita duduk bersama

obati galau yang saya punya

melepas rindu akan khayalku yang begitu tinggi

 

Manshur Zikri, 15 Oktober 2011

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s