PUISI

Perlahan aku melihat ke langit, ada awan berkumpul. Aku tersadar kembali bahwa di dunia ini tidak ada yang bisa hidup sendiri.

Udara berhembus lembut membelai wajahku yang berbaring santai di atas rumput. Aku teringat kembali bahwa di atas rumput ini dahulu kami bermain bersama dengan tawa.

Irama tertata dengan alami dari angin yang memainkan daun-daun dan ranting menghibur hati. Aku tersenyum lagi karena teringat saat kami bernyanyi bersama menghibur diri.

Saat aku sendiri kali ini, aku berpikir lagi betapa senangnya dulu. Bermain sampai lelah tak kuatberdiri bersama teman-teman, mulai dari membicarakan hal yang tidak jelas sampai berkejar-kejaran yang juga tidak jelas. Yang penting kami senang.

Irama alami dari angin terus berdendang sementara aku penasaran dengan keberadaan mereka. Apa yang mereka lakukan sekarang dan apa yang mereka pikirkan sekarang. Berharap hari dimana kami bisa berkumpul lagi akan segera datang.

Manshur Zikri, Juni, 2009

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s