MiMPI

puisi karya manshur zikri
setelah rencana penuh rayu
gagal berdekap di bawah atap besi
gubuk di kampung jadi pilihan
tenggelam dalam mimpi
hingga ombak pasang surut, melegakan
dada berdegup, takut
aku yang tua berjalan perlahan membuka pintu ruang
dia terdiam, kecewa?
dua saudara terpercaya curiga
bergunjing, memuakkan
si dia lari, malu!
aku kejar
bertemu dengan yang aku incar
proyek sang enginer
rel kereta
aku kerjakan,
bertemu si dia yang masih murung, malu
selesai kerja, dia berteman dengan aku incar
sama menariknya…
mata terbuka, ruang gelap
abstraksi belum juga selesai
sudah telat satu jam

24 Juni, 2011

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s