Review Journal: A SIMPLE TEST OF ABORTION AND CRIME by Ted Joyce

The Review of Economics and Statistics, February 2009, 91(1): 112–123

© 2009 by the President and Fellows of Harvard College and the Massachusetts Institute of Technology

 

Dalam artikel jurnal ini, Ted Joyce mengaplikasi data dari penelitian Donohue dan Levitt tentang tingkat kekerasan dan kejahatan terhadap harta benda, untuk melakukan analisis terhadap tingkat pembunuhan dalam usia yang spesifik dan jumlah pembunuh yang tertangkap.  Koefisien pada tingkat aborsi memiliki tanda yang salah untuk dua dari empat tindakan kejahatan dan tidak ada yang secara statistic signifikan pada tingkat konvensional.

Perdebatan mengenai legalisasi aborsi yang dianggap dapat menurunkan tingkat kriminalitas, yang diwacanakan di dalam sebuah jurnal akademik, Freakonomics, dalam Bab yang berjudul “Where Have All the Criminals Gone?”, ringkasan Levitt dan Dubner atas arya akademis Levitt dan Onohue, menunjukkan bahwa peningkatan 1 deviasi standar dalam aborsi dapat menurunkan tingkat pembunuhan sebesar 31% dan meningkat menjadi 60%. Berdasarkan perkiraan ini, legalisasi aborsi telah menyelamatkan lebih dari 51.000 jiwa antara tahun 1991 dan 2001, dan menghemat biaya sebesar 105 Miliar dolar.  Namun demikian, menurunnya tingkat pembunuhan ini memungkinkan munculnya pengaruh terhadap seluruh spectrum yang berkaitan dengan kesejahteraan dan kesehatan bayi, perkembangan anak, sekolah, pendapatan, dan status perkawinan. Dengan kata lain, hubungan kausal antara legalisasi aborsi dan kriminalitas memiliki konsekuensi yang signifikan untuk kebijkan sosial, dan pada saat yang sama juga merupakan hal yang kontroversial, sehingga penilaian lebih lanjut terhadap masalah ini , terkait dengan usaa mengidentifikasi asumsi dan ketahanannya, sangat diperlukan.

Pada tahun 2008, penelitian Foote dan Goetz (2008) menunjukkan bahwa tingkat aborsi secara mekanik berkaitan dengan tingkat penangkapan, bahkan pada titik ketiadaan ukuran-kelompok, atau efek seleksi berhubungan dengan tingkat aborsi. Berdasarkan ini, Ted Joyce berpedapat bahwa besarnya hubungan antara tingkat penangkapan usia spesifik dan tingkat aborsi adalah kecil, dan jika tepat skala, koefisien yang ada pada tingkat aborsi secara statistic tidak signifikan jika dikoreksi untuk korelasi yang saling menyambung.

 

Keterbatasan dan jawaban atas penelitian Levitt dan Donohue: Meremehkan standard error

Ted Joyce melakukan tinjauan terhadap artikel Donohue dan Levitt. Donohue dan Levitt mengklasifikasikan penangkapan dan pembunuhan dalam usia 15 hingga 24 tahun, dari tahun 1985 sampai 1998. Ada potensi 7.140 sel (10 umur x 14 tahun di 51 negara), dan sintesa kelompok berkisar 1961 sampai 1983. Namun begitu, tingkat aborsi hanya bervariasi menurut negara dan awal tahun 1973. Akibatnya, hanya 510 sel dalam analisis mereka yang memiliki tingkat aborsi yang unik dan lebih dari 60% dari negara-negara tersebut terpaksa ditetapkan terletak pada tingkat 0. Dalam perkiraan mereka, Onohue dan Levitt memperbaiki kesalahan pengelompkan (standard error) dalam pembagian tahun kelahiran dan negara. Atas dasar ini lah, Donohue dan Levitt dianggap telah meremehkan kesalahan standar dari tingkat aborsi dalam penelitian itu sendiri.

 

Model Empiris

Dalam artikel jurnal ini, Ted Joyce memperkirakan dua model. Yang pertama adalah model yang menggunakan pengukur difference-indifference- in-differences (DDD). Ia membandingkan perubahantingkat kejahatan antara kelompok terlihat dengan kelompok tak terlihat untuk legalisasi aborsi di negara-negara dengan perubahan atas-bawah median dalam tingkatan aborsi di tahun 1971-1974. Spesifikasi ini serupa dengan model yang digunakan oleh Angrist dan Evans (1999) dan Gruber, Levine dan Stagier (1999) untuk menganalisa efek legalsasi aborsi atas kesuburan dan kesehatan bayi. Sedangkan model yang kedua adalah mengikuti Donohue dan Levit (2004, 2008), di mana kurs penangkapan dan pembunuhan dalam tahun usia pertama mengalami kemunduran pada tingkat aborsi tertinggal. Dua model ini menghasilkan kesimpulan yang serupa.

Data yang digunakan

Data yang digunakan adalah sama dengan data penangkapan usian-spesifik dan tingkat pembunuhan seperti yang dilakukan oleh Donohue dan Levitt. Data Penangkapan berasal dari Laporan Kejahatan (Uniform Crime Report) FBI. Sumber yang lain adalah dari para pelaku pembunuhan yang tercatat dalam Supplemental Homicide Reports dari FBI.

 

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s