Di Hadapan Terang Warna-warni

Di Hadapan Terang Warna-warni

Share

sajak oleh Manshur Zikri

sekarang,
di hadapan terang
warna warni benderang
terbayangi godaan lingkungan remang
menahan malu dengan memperkeras tampang

badan terjaga dengan paksa
hingga suara jangkrik memenuhi nuansa
bahkan kumandang seberang mulai terdengar menggema
bermuluk-muluk lah aku tentang keliru suka

insan sejati selalu ingat tekad
tetapi buyar ketika rangkulan melekat
karenanya, duduk berdua semakin rapat
panas dan getar terasa sesaat
bayangan-bayangan telah berkarat

lirikan mantap itu pun bisa membawa mati
nyaris terlupa janji berbudi
nyaris tertusuk si duri-duri
tapi kesal menghimpit diri
mantra-mantra kasar terucap di hati

seharusnya, bukan, si dua lantas sadar
cincin berwana nyaris perak buatku sadar
cahayanya kulihat tak bersinar
jari jemari menjadi berkoar
menghadapi terang warna-warni menjelang fajar.

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s