Jalan Yang Tersisa

puisi, karya: Manshur Zikri

aku tidak kuasa menahan hasrat ini,
sudah berbagai cara aku lakukan
namun apa daya,
pintu sudah tertutup rapat dan dikunci.
aku tidak akan bisa membukanya lagi…
lalu aku harus kemana
untuk meredakan gejolak emosi ini?
Sudah saatnya kau pergi jauh
dari kegelapan yang ada disekelilingku
dan aku akan mengerti kemarahan itu.
Sekarang
aku akan berjalan di jalan yang tersisa,
menuju kawah keabadian
dan tak perlu kau temani!
Berharap nanti
aku akan kembali
dengan putih yang menemani!

14 December 2009

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s