Deo?

puisi, karya : Tooftolenk Manshur Zikri

bakar, itu yang pertama
enambelas dalam satu kotak
bercumbu dengan yang putih-putih melayang

bakar, selanjutnya yang kedua
lampiasan dan mengingatkan
lebih baik menjadi buruk daripada menjadi lebih buruk

bakar, yang terakhir dan seterusnya
dengan delikan rasa sedih, marah, dan usaha yang terkata
tetap saja sama

ya bakar saja.
lebih baik bercumbu dengan asap-asap itu
karena ada janji dan kewajiban yang harus dipikul

bakar sajalah,
hiraukan segala kritik, rayu, dan sedu sedan

ayo, berpesta dengan bakar
biarkan saja kita yang mengerti dengan pesta ini

walau bahkan orang terdekat pun tidak

ya, bakar!

23 Oktober 2009


https://manshurzikri.wordpress.com/

Author: Manshur Zikri

Penulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s