Taufiq al-Hakim: Kala Setan Bertobat

gambar diakses dari: http://www.pustakahidayah.com/catalog1/...obat.png

Judul asli: Kala Setan Bertobat: Kumpulan Cerpen Taufiq al-Hakim

Diterjamahkan dari: Arini Allah, karya Taufiq al-Hakim, terbitan Mathabi’ al-Hai’ah al-Mishiiyyah al-‘Ammah li al-Kitab, Kairo, Mesir, 2001 M

Penerjemah: Ija Suntana

Penerbit: Pustaka Hidayah, Bandung, Oktober 2004

Inilah buku sastra dari luar, yang merupakan kumpulan cerpen, yang pertama kali saya selesaikan untuk dibaca. “Kala Setan Bertobat” adalah salah satu judul cerpen dalam buku ini, yang kemudian menjadi judul buku versi bahasa Indonesianya. Cerpen ini merupakan karya-karya dari seorang sastrawan ternama di Mesir, Taufiq al-Hakim.

Dalam pengantar buku ini, dikatakan bahwa Taufiq al-Hakim adalah seorang cerpenis kawakan, yang karya-karyanya menggelitik pemikiran pembaca. Dalam buku ini, cerpen yang disajikan adalah cerita-cerita yang berkaitan dengan ilmu teologi yang rumit yang dikemukakan dalam bahasa budaya. Kritikan terhadap keimanan, kemapanan agama, dan keyakinan dikemas dalam bahasa yang sederhana dan terkadang dengan gaya bahasa yang jenaka. Kritik tersebut dapat berupa pengupasan tentang kesetaraan, kritik sosial, serta kritik tentang ketidakadilan. Bahasa sastra Taufiq al-Hakim dalam buku ini sangat kental dan menegaskan bahwa dia adalah seorang kolumnis handal.

Menurut pendapat saya pribadi, buku ini adalah kumpulan cerita pendek yang gila! Saya bahkan sempat merasa marah kepada si pengarang karena keberaniannya menyajikan cerita yang sungguh sangat bertentangan dengan logika berpikir kita. Namun di setiap akhir cerita, senyum terukir di bibir saya, dan sambil memukul-mukul buku ke meja, saya berkata, “Dasar sastrawan gila!”

Dalam buku ini, tidak dijelaskan lebih lanjut siapa itu Taufiq al-Hakim. Mungkin untuk anda yang penasaran, bisa meninjau kehidupan dan biografi dari si pengarang ini melalui google atau wikipedia.

Menurut hemat saya, memang betul apa yang dikatakan dalam pengantar buku ini, yaitu penggunaan bahasa oleh si pengarang sangat lah berat. Anda harus membaca setidaknya tiga kali pada setiap kalimat-kalimat yang sudah mulai menggoyahkan pola pikir anda (karena saya seperti itu sewaktu membacanya). Bisa jadi, nantinya anda akan meragukan sendiri tentang kebenaran agama anda. Dan di sini, keyakinan dan keimanan kita lah yang diuji. Saya sungguh salut kepada si pengarang.

Sesuai judulnya, tentunya cerita pendek yang menjadi unggulan adalah “Kala Setan Bertobat”. Akan tetapi bagi saya sendiri, hampir keseluruhan cerita dalam buku ini sangat menarik.  Dalam sinopsis di belakang sampul buku ini, ada pertanyaan, “Bagaimana jadinya bila Setan ingin bertobat?”

Anda akan menemukan jawaban, berdasarkan interpretasi dan perspektif anda sendiri, setelah membaca cerita pendek tersebut.

Taufiq al-Hakim adalah seorang penulis yang profesional (menurut pendapat saya, tentunya!) dalam bercerita, dia tidak memperlihatkan hati yang berat sebelah. Dia tidak membela agama manapun, dan tidak menyalahkannya pula. Dia hanya menyajikan suatu kritikan berupa pertanyaan tersirat di balik cerita-cerita nya yang jenius, tentang keyakinan kita akan sesuatu yang kita percaya. Dalam cerita ini, bisa kita akui bahwa si pengarang adalah seorang yang memiliki pengetahuan luas dan hati yang bijaksana.

Cerita yang sangat menarik hati saya di antara certa yang lain adalah dua cerita terakhir, yang berjudul “Wajah Hakikat” dan “Pengakuan Seorang Pembunuh”. Untuk anda yang seorang pecinta sains, mungkin cerita berjudul “Temuan ajaib”, “Mafioso”, “Tahun Sejuta”, serta “Kelahiran Ide” dapat dijdikan bahan renungan untuk menentukan langkah anda dalam mencari suatu inovasi dan kreasi.

Dalam cerita “Wajah Hakikat”, digambarkan bagaimana sucinya suatu cinta dari seorang penulis terhadap wanita di sebelah kamarnya, yang mana dalam keseharian hanya ia dengar suaranya saja. Dengan kehadiran wanita tersebut, si tokoh dapat menghasilkan berbagai cerita menawan dan kaya ide. Dan pada akhir cerita, anda akan dapat merasakan betapa dalam dan luasnya cinta si penulis walau hanya bisa mendengar suara.

Dalam cerita “Pengakuan Seorang Pembunuh”, anda juga diberi bahan ajaran tentang kesetiaan cinta. Demi memenuhi janjinya kepada sang kekasih, sehidup semati, si tokoh utama harus duduk berhadapan dengan para hakim di sidang meja hijau, dan harus bermusuhan dengan pengacaranya sendiri yang seharusnya membela dirinya.

Buku ini tidak saya sarankan kepada anda-anda yang tidak suka dengan certa sastra (berbeda dengan buku Voltaire, yang telah saya kupas pada postingan yang lalu), karena mungkin akan membuat kening anda berkerut setiap membaca cerita-cerita dalam buku ini. Akan tetapi, bagi anda yang memiliki pikiran terbuka dan butuh ide-ide baru, saya sangat menganjurkan buku ini. Selain itu, mungkin (menurut pendapat saya pribadi), untuk masalah umur, buku ini baru bisa akan dibaca oleh para mahasiswa ke atas. Saya tidak bisa memberi jaminan kepada remaja sekolah menengah ataupun yang dibawahnya mengerti akan maksud-maksud dari si Taufiq al-Hakim, terkecuali apabila ada keistimewaan dalam diri seorang tersebut.

Mungkin ringkasan-ringkasan dari saya di atas telah membuat anda penasaran. Tunggu apalagi? Matikan komputer ini sekarang, siapkan duit, berangkat ke Gramedia atau toko buku terdekat untuk mendapatkan karya gila dari seorang sastrawan yang “gila”.

Hahahahahahah.

Author: Manshur Zikri

Penulis

6 thoughts on “Taufiq al-Hakim: Kala Setan Bertobat”

  1. assalamu’alaikum.wr.wb
    sebelumnya minta ma’af….
    saya mau apakah ada karya yang du terjemahkan dari bhs arab, yang mengisahkan tentang seseorang yang broken home di karnakan berbagai sebab…
    Wassalam

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s