dEUS

Deus berasal dari kata bahasa latin yang berarti Tuhan atau Dewa. dalam bahasa Inggris, Deus dengan pronounciation: ˈdeːus berarti “God” atau “Deity” . Dalam bahasa Yunani, kata ini berasal dari kata διϝος = “divine” — bersifat ketuhanan, yang merupakan turunan kata dari kata deiwos dan Dyēus.

Dalam wikipedia Indonesia, terdapat artikel tentang “Munificentissimus Deus” yang berarti “Tuhan yang sangat murah hati”. Munificentissimus Deus, menurut wikipedia Indonesia, adalah sebagai berikut:

Munificentissimus Deus (Bahasa Latin untuk “Tuhan yang sangat murah hati”) adalah judul sebuah Konstitusi Apostolik yang ditulis oleh Paus Pius XII. Dokumen ini menjelaskan secara ex cathedra mengenai dogma Maria Diangkat ke Surga. Dokumen ini adalah dogma ex cathedra infalibel kedua yang pernah dikeluarkan oleh seorang Paus, dan yang pertama sejak dogma Infalibilitas Kepausan ditetapkan pada Konsili Vatikan I (1869-1870). Sebelumnya pada tahun 1854, Paus Pius IX mengeluarkan sebuah dogma infalibel berjudul Ineffabilis Deus mengenai Pembuahan Tak Bernoda Sang Perawan Maria, yang menjadi dasar bagi dogma Munificentissimus Deus ini. Dogma ini diumumkan secara resmi pada tanggal 1 November 1950. (wikipedia, akses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Munificentissimus_Deus)

Seseungguhnya para mahasiswa UI dilarang menulis sebuah tulisan dengan mendasarkan referensi kepada wikipedia karena situs tersebut merupakan situs ensiklopedi yang bebas dan kurang terpercaya kebenarannya. Akan tetapi saya tidak dapat mencari lagi informasi tentang kata Deus ini dari situs manapun. Karena itu untuk sementara saya menggunakan referensi wikipedia, dan apabila saya mendapatkan referensi lain yang lebih baik dan lebih terpercaya, pasti akan saya post disini untuk perbaikan tulisan.

Dalam konteks ini saya akan membicarakan nama Deus yang merupakan nama sebuah band berasal dari Belgia, yang mana lebih dikenal penulisan namanya sebagia berikut: dEUS. Band ini dibentuk di Antwerp, Belgia pada tahun 1989. Anggota band dEUS terdiri dari Tom Barman (vocals and guitar), Klaas Janzoons (keyboards and violin), Stéphane Misseghers (drums), Alan Gevaert (bass) and Mauro Pawlowski (guitar and vocals) [wikipedia, akses dari: http://en.wikipedia.org/wiki/Deus_(band)%5D

Baiklah, saya akan menceritakan tentang band dEUS ini dengan bahasa sendiri. Pada awalnya saya mengenal nama band ini beberapa bulan yang lalu (kira-kira waktu waktu saya mudik lebaran). Nah, dalam bus yang saya tumpangi menuju kota Pekanbaru, lagu yang diputar waktu itu adalah lagu dari group band ini. Dan saya merasa lagunya bagus dan asyik. Akhirnya saya tahu bahwa nama groupnya adalah “deus”. Menurut cerita orang yang memiliki cd itu, band “deus” itu sekarang telah bubar.

Setibanya di Depok kembali, saya cari informasi tentang Deus di berbagai situs (lagi-lagi yang ketemu dengan mudah adalah wikipedia), dan saya masih tidak mengetahui apakah band “deus” yang saya temukan ini adalah penyanyi dalam bus terbeut?. Saya berpikir mungkin band yang dimaksud oleh pemilik cd dalam bus waktu itu berbeda dengan yang saya temukan di wikipedia. Selanjutnya saya cari lagi di youtube. Saya menemukan satu lagu yang membuat saya sangat terkagum-kagum. Lagu itu masuk ke dalam list lagu terbaik yang pernah saya dengar. Setelah itu saya tidak pernah memikirkan apakah band ini sama dengan band yang saya dengar dalam bus? Yang penting lagu “The Architect” milik dEUS sangatlah bagus menurut saya pribadi.

Saya akan menceritakan lagi tentang band dEUS menurut wikipedia: dikatakan bahwa band ini bergenre experimental rock, Indie rock, Alternative rock, dan Noise. Album mereka telah terjual lebih dari 1,3 juta piringan hitam (wedew!!!). Lagu-lagunya sangat terkenal di dataran Inggris, dan kebanyakan dari lagunya ter-influens (terpengaruh) oleh Captain Beefheart, Frank Zappa, Big Star, Sonic Youth, Flipper, Rapeman, Sun Ra and Mingus-style jazz, Leonard Cohen and the Velvet Underground [wikipedia, akses dari: http://en.wikipedia.org/wiki/Deus_(band)%5D

Kesan saya saat pertama kali mendengar lagu dari band ini, terutama “The Architect” dari album Vantage Point, adalah bahwa band ini sangatlah keren. Musiknya yang keras tapi mempunyai bentuk (tidak asal keras), serta liriknya yang begitu sarat dengan makna. Perasaan yang timbul (terutama bagi pembaca yang menyukai band-band rock alternatif) adalah rasa heroik dan pemahaman dengan segala masalah, seolah-olah kita telah marah dengan keadaan yang ada dan kita menemukan jalan keluar untuk mencapai apa yang kita inginkan. Selain itu, videoklip yang saya lihat di youtube, adalah videoklip yang bagus dalam hemat saya. Dan kata ini lah yang pantas saya berikan kepada dEUS (yang saya temukan di wikipedia dan youtube): kalian memang Dewa!

Berikut petikan lirik dari lagu “The Architect”:

What is the architect doing?
He is by the riverside
What is he thinking out there?
He is committing egocide
Now isn’t that a strange thing?
Well, to him it feels just
Oh we guess a person’s gotta do
What a person feels he must

He said:
“I won’t throw myself from the pier
I’m gonna go home and shut up for a year
And when the year is over I’ll reappear
And have a solution”

I’ve reason to believe that what I find
Is gonna change the face of humankind
And all these years before, well I was blind
That’s my conclusion

[akses dari: http://www.hotellounge.com/songs/thearchitect.html%5D

Dan untuk band “deus” yang saya dengar di dalam bus saat mudik lebaran kemaren, akan saya cari informasi lebih lanjut. Semoga saja band tersebut adalah band yang sama denga dEUS yang saya dengar di youtube.

Bagi pembaca yang mengetahui lebih lanjut tentang nama “deus” ini, atau band yang bernama “deus” (setidaknya mengandung unsur kata “deus”), saya harap mau berbagi informasi dengan saya.

Thx

🙂

Author: Manshur Zikri

Penulis

6 thoughts on “dEUS”

  1. Zikri, album-album Deus dapat kamu download di Torrent: thepiratebay.org>>>itu lengkap dan gak usah beli. Curilah ilmu sebanyak-banyaknya untuk khalayak dan kehidupan yang lebih baik.

    Like

  2. youtobe nya ga bisa distel..
    ga jelas niy lagu nya kaya apa, ga pernah denger juga orkes dEUS inih..
    *btw itu ga kurang 1 huruf kan..? “b” di tengah2.. jd deBus.. xixixixiiii*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s