Komunikasi Politik dan Opini Publik

Komunikasi Politik dan Opini Publik[1]

Oleh: Cecep Hidayat[2]

____

_

Komunikasi Politik

Komunikasi Politik, gambar diakses dari: http://images.google.co.id/ imgres?imgurl=http://www.jalasutra.com/ images/buku/2407090932depan%2520Komunikasi%2520Politik.jpg& imgrefurl=http://www.jalasutra.com/ kategori.php%3Fkat%3D18&usg=__rKzISUt9Qto3YUC3rbQFQRUfYh8=&h=1287&w=906&sz=1576&hl =id&start=2&um=1&tbnid=R0WwnoHeXCArJM:&tbnh=150&tbnw=106&prev =/images%3Fq%3Dkomunikasi%2Bpolitik%26hl%3Did%26safe%3Dactive% 26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US: official%26hs%3D3pW%26sa%3DN%26um%3D1

Komunikasi adalah transimisi pengertian-pengertian tertentu melalui penggunaan simbol-simbol.

Komunikasi politik adalah studi sistematis mengenai komunikasi yang bersifat politis serta dampaknya.

Komunikasi politik adalah transmisi pengertian-pengertian politik tertentu melalui penggunaan simbol-simbol.

Dalam pengertian transmisi, terkandung makna untuk mengajak orang lain agar melakukan apa yang diingini oleh penyampai informasi.

Proses komunikasi politik adalah proses mentransfer pemikiran-pemikiran politik.

Dampak komunikasi politik adalah amat besar, seseorang dapat terpengaruh akibat dari penyampaian komunikasi politik.

Guna da tujuan proses komunikasi politik adalah membentuk opini publik atau pendapat umum.

Agen komunikasi politik:

  • Keluarga dan orang tua.
  • Lingkungan di luar rumah, peer groups.
  • Media massa

Elemen-elemen di dalam komunikasi politik:

  • Komunikator; seseorang atau sekolompok orang yang secara sadar berusaha mempengaruhi kebijakan pemerintah. Tujuan utamanya adalah membentuk pendapat umum atau opini publik.
  • Message; setiap komunikator dalam bidang apa saja, berusaha menyampaikan pesan tertentu kepada masyarakat melalui simbol-simbol agar masyarakat mendukungnya.
  • Medium; setiap komunikator yang ingin menyampaikan pesan, biasanya menggunakan media tertentu. Contohnya adalah orang lain, kentongan, media massa (tertulis atau audio visual).
  • Receiver(s); orang yang menerima pesan dari komunkator. Secara langsung maupun tidak langsung melalui suatu media. Perbedaan penerimaan dapat ditentukan oleh perbedaan pendidikan dan budaya.
  • Respons(es); tanggapan dari penerima pesan atau masyarakat terhadap pesan-pesan yang dilakukan oleh komunikator baik secara langsung atau tidak langsung.

Jenis respons:

  • Bersifat inisiatif; masyarakat yang menggunakan komunikasi pada awalnya tidak mempunyai minat, tetapi setelah mendengar pesan-pesan dari komunikator kemudian timbul minat. Komunikator menjadi inisiator karena bisa menimbulkan inisiatif minat.
  • Konversi atau perubah; seorang inisiator yang baik bisa mengubah pendapat awal dari suatu kelompok masyarakat.
  • Yang memperkuat; komunikator mampu memperkuat keyakinan masyarakat.
  • Mengaktifkan; menjadi pendengar yang aktif.

Jenis-jenis komunikasi politik:

  • Face to face; antara individu atau sekolompok orang. Merupakan jenis komunikasi nonformal. Opini publik dapat dibentuk dengan cara face to face contact informal.
  • Struktur sosial non politik; misalnya keluarga, kelompok-kelompok agama, kelompok-kelompok ekonomi.
  • Struktur-sturktur masukan politik; misalnya partai politik, memberikan masukan kepada sistem politik.
  • Struktur keluaran politik; misalnya eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Ketiganya mengeluarkan produk-produk kebijakan.
  • Media koumniasi politik; misalnya surat kabar.

Opini publik adalah kegiatan dari komunikasi politik.

Opini adalah ekspresi atau sekelompok orang mengenai suatu isu.

Publik adalah sekelompok orang yang memiliki:

  • Kepentingan yang sama.
  • Keterikatan atau terpengaruh terhadap hal itu.

Opini publik menurut Bernard Hennesy adalah kompleks preferensi terhadap suatu isu yang berkaitan dengan umum yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Lima elemen opini publik:

  • Isu
  • Masyarakat yang memiliki keterkaitan dan kepentingan
  • Kompleksitas preferensi
  • Ekspresi
  • Sejumlah orang membahasnya

Dua dimensi untuk melihat opini publik:

  • Preferensi: mendukung atau menolak
  • Intensitas: sudah mengukur seberapa jauh preferensi tersebut.

Tahap-tahap opini publik:

  • Disputes
  • Komunikator politik
  • Penilaian, dengan memperlihatkan: (a). pertimbangan sosial atau keadaan sosial, dan (b). Feed back.

Pengukuran opini publik:

  • Polling, biasanya memakai survey sample
  • Perwakilan
  • Menulis, membaca, mendegar
  • Straw Poll (tidak resmi)

Factor-faktor yang mempengaruhi opini publik:

  • Sosialisasi politik, beserta agen-agennya
  • Budaya politik
  • Ideologi negara dan agama
  • Struktur ekonomi dan strata sosial
  • Struktur negara

Hubungan antara opini publik dengan demokrasi:

Keterangan:
5: sangat tinggi
3: sedang
1: rendah

Bibliografi

Ranney, Austin (1996), Governing an Introduction to Political Science. New Jersey, Prentige Hall

Michael Rush dan Phillip Althoff, Pengantar Sosiologi Politik.

____________________________________________________________________________

[1] Materi diberikan dalam Mata Ajar Pengantar Ilmu Politik, Semester Gasal Tahun Akademik 2009/2010.

[2] Tenaga Akademik Tetap Departemen Ilmu Politik FISIP UI

About these ads

5 thoughts on “Komunikasi Politik dan Opini Publik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s